Langkah-langkah Trading Forex

Setelah mendaftar di Marketiva dan memiliki account tentu rekan-rekan semua sedikit kebingungan memulai trading forex tersebut. Itu bisa dimaklumi, karena saya juga dulu mengalami hal yang sama. Makanya saya terinspirasi untuk mempublishkan tulisan ini.

Berikut adalah langkah-langkah melakukan trading:
  1. Membuka account Marketiva (Gratis dan dapat cash reward 5$) klik di sini. Setelah masuk ke situs marketiva, pilih menu [Open An Account], kemudian isi data username, password, nama depan, nama belakang, alamat, email, telepon (semua yang dikasih tanda merah di sampingnya wajib di isi) . Mohon mengisi data-data yang sebenarnya, karena nanti kalau mau melakukan penarikan dana, akan diminta verifikasi dengan mengirimkan scan KTP dan Data Rekening Bank untuk mencegah money loundring.
  2. Setelah anda punya username dan password, langkah untuk menjadi seorang trader forex tinggal selangkah lagi. Download program aplikasi tradingnya, StreamSter. Klik di sini
    untuk mendownload program tersebut. Simpan di komputer anda, kemudian install. >> Jika komputer anda menggunakan Windows 98, maka anda perlu menginstal patch untuk windows 98 tersebut, caranya double klik Stream Ster yang sudah didownload, kemudian akan muncul pemberitahuan bahwa untuk menginstal Streamster syaratnya komputer tersebut harus menggunakan Internet Explorer versi 5.01 ke atas dan Microsoft Active Client juga sudah diinstall di komputer, klik di sini untuk mendownload Microsoft Active Client, lalu install di komputer anda. Setelah itu baru install kembali Streamster di komputer anda <<
  3. Jalankan program Marketiva yang terdapat pada Start Menu atau Desktop komputer anda. Maka akan muncul form untuk mengisikan username dan password. Isi username dan password, kemudian klik Sign In.
  4. Tunggu beberapa saat, untuk proses loading. Setelah selesai maka akan muncul platform trading yang terbagi menjadi 4 bagian layar. Kiri atas adalah tabel pergerakan harga, kanan atas grafik pergerakan harga, kiri bawah untuk menampilkan portfolio (kondisi account) berapa saldo yang terdapat pada account, kanan bawah untuk posisi yang dibuka.
  5. Untuk melakukan Buy/Sell suatu mata uang asing, klik pada tabel mata uang tersebut. Maka akan muncul tab dialog untuk proses transaksi.
  6. Robah data yang ada di situ sesuai dengan keinginan, misalnya untuk membuka posisi buy EUR/USD sebanyak 1$ dengan uang beneran, robah isi kolom Desk: menjadi Live Trading, Quantity: 100 >> (100 = 1$, 1000 = 10$, 10000 = 100$), pastikan isi dari kolom Buy/Sell adalah Buy. Untuk yang lainnya tidak perlu dirobah, kecuali kolom Exit TargetExit Stop-Loss jika anda ingin membatasi kerugian yang mungkin timbul dan mentukan berapa point keuntungan yang ingin dicapai. Untuk merubah data Exit Stop-Loss dan Exit Target, klik didalam kolom yang kosong tersebut kemudian tekan panah atas/bawah sesuai dengan kebutuhan. Setelah semua beres, klik OK.
    dan
  7. Klik tab Positions pada layar bagian kanan bawah, maka di situ akan tampil posisi yang telah dibuka tersebut. Untuk melihat kerugian atau keuntungan, lihat pada tab Profit, kalau angka di situ pakai tanda minus (-) berarti kondisinya sedang merugi, kalau tidak terdapat tanda apa-apa, hanya angka saja berarti dalam kondisi untung. Kolom StatusOpen jika masih terbuka, dan Close jika suda ditutup.
    menunjukkan status trading yang dibuka
  8. Jika anda mengklik Positon ID maka akan muncul jendela dialog: Change/Close/No Action. Untuk merubah Exit Stop-Loss dan Exit Target, klik Change maka akan muncul kotak isian Exit Stop-Loss dan Exit Target, rubah angkanya sesuai dengan kebutuhan, kemudian klik OK. Untuk menutup transaksi, klik Close. Untuk membatalkan, klik No Action.
  9. Bijaksanalah dalam mengambil keputusan dalam trading, karena MENJADI KAYA atau MENJADI MISKIN dalam trading forex ini bisa terjadi dalam hitungan menit.
Demikianlah uraian singkat yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan ini, semoga memberi manfaat buat rekan-rekan yang ingin memulai karir Tradernya. Ini memang masih jauh dari sempurna, tapi sebagai anak tangga pertama dalam dunia trading saya pikir ini mungkin masih berguna.

Learn Trading: History of the Forex Market

Marketiva Corporation (http://www.marketiva.com/). Marketiva is a foreign exchange (forex) dealer where people can start trading with as little as $1 and learn how to successfully participate in the largest financial market in the world.

We shall provide in this article an overview of the colorful history of the foreign exchange market. The foreign exchange market as we know it today is the sheer outgrowth of the flexible exchange rate regime, which was officially mandated by the International Monetary Fund, IMF for short, in 1978.The shift from a fixed to a flexible or floating exchange rate system was adopted in consequence of the failure of previously implemented international monetary systems, specifically, the Gold Exchange Standard, the Bretton Woods Accord, and the Smithsonian Agreement, to sustain international economic stability.

THE GOLD EXCHANGE STANDARD

The predominant international monetary system until 1944. Under this system, currencies were pegged to the price of gold, and a nation's economy would incur sharp cyclical periods of economic booms and busts. For instance, when a nation's economy was strong, its imports would increase until the gold reserves were depleted because a nation had to redeem its notes in gold. Money supply would drop in turn since the value of its currency was a function of its reserves of gold. In addition, interest rates would soar high, leading to an economic recession and less demand for money, meaning borrowers find it costly to borrow funds from lending institutions. The prices of that nation's exports would eventually become attractive to foreigners who would
ultimately engage in a buying frenzy of its export goods. This demand for that country's exports would inject more gold reserves into the nation's economy and lead to an economic expansion. This monetary system was superseded by the Bretton Woods system as it failed to maintain international economic order.

BRETTON WOODS ACCORD

In 1944, The United Nations Monetary Fund convened in Bretton Woods, New Hampshire in the United States with delegates from the United States, Britain, and France to set up rules and institutions to regulate the international monetary system. The International Monetary Fund was founded and became fully operational a few years later. National currencies were fixed to the US dollar and the US dollar was also pegged to gold at 35 dollars per ounce. The US dollar became the benchmark and the reserve currency for major economies since the United States was the only nation which was not scarred by war. The British economy was destroyed and many counterfeits of the British Pound were being circulated by Nazi Germany. Hence, the British Pound could no longer serve as a reserve currency to which other currencies could be compared.

Under the Bretton Woods system, currencies were allowed to fluctuate one percentage point from a fixed or par value and an equivalent rate in terms of the price of gold. In addition, the goal of the Bretton Woods conference was to prevent cross border money flight and restrain speculative demands for a currency. Also, countries were not allowed to devalue their currencies by less than 10 percent in order to stimulate demand for their exports. The Bretton Woods accord collapsed in 1973 as a result of substantial movements of capital during the post-war reconstruction period, which led to destabilization of currency rates and economic crises in several nations. There are several theories which account for the collapse of the Bretton Woods system, namely, marginal tax rates, budget deficit, and the government expenditure on the Vietnam War.

SMITHSONIAN AGREEMENT

An adjustment to the Bretton Woods Agreement, which was signed by member countries of the GROUP OF TEN at the Smithsonian Institution in Washington, D.C in USA in 1971. This accord included the adoption wider floating ceilings and floors of plus or minus 2.25 percent of a fixed or par value. Furthermore, member countries appreciated their currencies vis-a-vis the US dollar. On August 1971, the US dollar was devalued and the United States abandoned the system of convertibility of the US dollar into gold. The value of gold was also increased to 38 dollars an ounce, which meant a devaluation of the US dollar. The price of gold reached even higher prices a few years later.
The US dollar was over-valued in 1970 owing to excessive government spending on the Vietnam War and a high inflation rate. This monetary system was doomed to crash as it failed to preserve order in international trade.

FREE FLOATING EXCHANGE RATES

During that time, another regional monetary system was implemented in Europe, namely, The European Monetary System, which was created in 1978. European currencies were pegged to one another, mainly the ones showing strength, in an attempt to gain independence from the US dollar. However, the EMS failed as well when the Bank of England failed to stabilize its currency, which was subjected to downward pressure from private speculators, and England withdrew from the EMS. The Forex Market deregulation was deemed to be a necessity at best seeing that the International Monetary Fund mandated its application in 1978. A currency may be traded by anyone, and its value is a function of the forces of supply and demand.

Increased volatility of currency rates continued to prevail on the Forex market with the advent of free trade agreements, new financial instruments and technological advances in the eighties, such as the personal computer. The Forex market became so large that even governments cannot control exchange rates anymore as a significant size of transactions is in the hand of private traders. It is estimated that the daily turnover of the foreign exchange market reaches more than 2 trillion dollars. The year 1998 marks the start of online retail Forex trading and currencies can be bought and sold by any individual investor.

UNDERSTANDING FOREX

If New York is considered to be the largest center of equity trading, it only ranks second to London, which is considered to be the most active trading session in the Forex universe in terms of volumes. When the US and European session overlap, volume reaches the highest levels. Forex travels with the sun around the world. Trading begins in New Zealand, and then moves to Sydney, Tokyo, Hong Kong, Singapore, Frankfurt, London, and New York. Forex is a seamless 24 hour market and hence it is free of market opening and closing gaps unlike the equities markets. Currency traders are must continuously monitor countries news and events related to currency pairs they trade.

For example, an investor trading the pair EUR/USD should constantly examine the latest news and events relating to the macroeconomic performance of both the Euro zone and the US. Currency traders can react to news and events around the world and make informed decisions based on the latest news before decidinh which positions to take.

The Forex daily turnover exceeds 2 trillion dollars, which means that the Forex can dwarf all the equities markets combined together. The Forex is an over the counter market, or OTC market for short, meaning that trading Forex is not centralized on a single exchange; rather trading is conducted via computer terminals at major banks and dealer/broker houses, a reason for which the Forex is sometimes referred to as the inter-bank system.

Forex is a true network of dealers (banks and market makers) each quoting their bid and offer (ask) rates. Bid is the price at which a dealer is willing to buy the base currency, and ask, or offer, is the price at which a foreign exchange dealer is willing to sell a base Currency. There are Forex dealers in every time zone and in every financial center in the world. Dealers make profits from their spreads, or the difference between bid and offer rates. Market participants in the Forex include institutional and individual investors. Corporations with international operations trade the Forex to hedge currency fluctuations risk. The US Federal Reserve System and other countries central banks participate in the Forex through their monetary policies by increasing or decreasing interest rates, which in turn has an impact on the money supply in their countries. Central banks also engage in the buying and selling of foreign reserves to guard against severe fluctuations in their currencies and to stabilize their macroeconomic performance. International banks, hedge funds, large commodity trading advisors (CTAs), and private traders play the Forex as well.

It is estimated that 95 percent of Forex transactions are speculative in nature and only 5 percent represent hedging activities against currency rates fluctuations. Major currencies are the most commonly traded currencies in the Forex and they account for nearly 85 percent of total volume. Potential for making profits exists 24 hours a day as one currency of each pair is gaining and the other is losing. Currencies are traded in lots, or quantities. Leverage makes the Forex market an attractive investment vehicle as traders can control larger funds than they can actually afford. For instance, the minimal required investment amount in the equities markets is 25000 dollars. Marketiva offers a 1:100 leverage, which means that an investor can control a quantity 100 times larger than his investment. Leverage does play a role of amplifying profits and losses but does not make Forex any riskier than any other financial market as the risk to reward ratio is only 1 percent. Currency traders geared with appropriate money management skills, knowledge of the basics of technical analysis and fundamental analysis stand to make profits in the Forex market. Forex investors must be big picture individuals and information is available to enable them to react to events on time.

It is estimated that more than 95 percent of currency traders have no prior knowledge of the aforementioned methodologies of analyzing the market and hence experience major draw downs in their equities. The Forex market is the most liquid market and traders can enter and exit trades with ease. There are always buyers and sellers of a currency pair and a currency trader would never have to worry about finding a buyer or a seller of his pair because there is no market interest.

Again, we suggest you to trade with virtual money for as long as possible, before trading your own funds. We will continue this practice of sending educational e-mails in order to help you obtain further knowledge about the foreign exchange market.

Petunjuk Lengkap Forex Trading Valas di Marketiva Bagian I

Kami kumpulkan beberapa pertanyaan dan jawaban yang sering diajukan oleh para trader baru di marketiva. Berikut ini petunjuk marketiva dalam bahasa indonesia yang akan selalu dilengkapi setiap ada update terbaru. Petunjuk lengkap penggunaan platform trading Marketiva bisa anda dapatkan secara gratis dari saya apabila anda mendaftar atas referensi saya. Silakan kirim email ke purwokowidodo [at] gmail.com dengan menyebutkan username anda di marketiva, nama lengkap dan tanggal pendaftaran. Segala pertanyaan bisa anda kirimkan ke email saya tersebut atau melalui yahoo messenger.

Marketiva adalah tempat untuk bertransaksi valuta asing atau forex trading (valas). Anda mendapatkan modal gratis dan proses pendaftarannya sangat mudah. Di sinilah anda bisa mendapatkan secala sesuatu secara gratis, mulai dari modal sampai pembelajaran yang anda perlukan dalam mencari uang gratis dari internet. Segera buat account anda, sudah banyak trader dari indonesia yang berhasil. Anda bisa ngobrol dengan fasilitas chat secara langsung di platform dengan para master trader dari Indonesia. Marketiva didirikan pada tahun 2005 dan telah menjadi fenomena di Indonesia untuk urusan trading valas, Marketiva sudah sangat terpercaya. Ayo buruan!

Marketiva provides spot forex on major currency pairs and crosses; $5 cash reward you can start trading right away; tight spreads from 3 pips; trading on 1% margin; virtual and live desks within one account; latest news, alerts on market events, signals, no market commissions; zero-interest on open positions, 24-hour support, chat channels, the most sophisticated and easy-to-use forex charting tool; ability to trade from the charts and the best forex trading software available, live support dalam bahasa english, indonesia, china, arab, malaysia, rusia, dsb.

Anda tidak perlu melakukan setoran awal untuk bisa melakukan trading. Saat anda membuka account baru, kami memberikan reward sebesar $5 yang bisa langsung anda gunakan untuk trading. Anda juga mendapatkan uang virtual sebesar $10000 untuk berlatih trading. Untuk membuka account baru silakan isi formulir dengan lengkap di halaman Open account.

Untuk membuat account baru, silahkan isi form di halaman open account. Proses ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 3 menit. Anda juga akan mendapatkan reward $5 gratis dan uang virtual untuk berlatih trading sebesar $10.000. Sebaiknya anda memasukkan data personal dengan sebenar-benarnya, karena user yang memasukkan data palsu atau membuka dua account yang sama akan diwajibkan untuk memberikan bukti-bukti keabsahan tambahan.

Anda bisa trade dengan $1 pada platform kami, dan bahkan anda bisa trade dengan dana yang jauh lebih kecil pada account anda. Sebagai contoh, apabila anda memiliki $1 anda dapat membuka satu posisi pada eur/usd dengan quantity 10, yang akan membutuhkan 10 cent margin pada account anda. Anda mendapatkan reward $5 ketika pertama kali membuat account, maka dengan dana tersebut anda bisa trade quantity 200 atau 300.

Platform trading kami mengizinkan anda untuk menentukan berapapun quantity yang ingin anda tradingkan pada form order anda, termasuk 10000 (mini) atau 100000 (standard). Apabila anda memasukkan quantity 1, maka margin yang diperlukan adalah 1 cent (1%). Tidak ada batasan dalam penentuan lot, anda dapat memasukkan nilai quantity dengan angka berapa saja: 1, 5, 457, 7864, 10000, 100000 dan quantity berapapun yang anda inginkan.

Kami menyediakan layanan spot forex trading untuk pasangan mata uang berikut: EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF, USD/CAD, AUD/USD, NZD/USD, EUR/JPY, EUR/GBP, EUR/CHF, GBP/JPY, AUD/JPY, CHF/JPY, GBP/CHF, EUR/CAD, EUR/AUD, AUD/CAD. Kedepannya mungkin akan ada instrument lain yang akan ditambahkan.

Mata uang yang paling sering diperdagangkan atau yang paling liquid adalah mata uang dari negara-negara dengan pemerintahan yang stabil, bank central yang disegani, dan tingkat inflasi yang rendah. Saat ini lebih dari 85% dari transaksi harian melibatkan perdagangan dari mata uang major, yang termasuk di dalamnya adalah U.S. Dollar, Japanese Yen, Euro, British Pound, Swiss Franc, Canadian Dollar dan Australian Dollar.

Leverage yang kami gunakankan adalah 1:100 (margin yang diperlukan adalah 1%), yang berarti jika anda ingin trade dengan quantitas 200, anda harus mempunyai minimal $2 di account anda. Kami akan mengunci sementara $2 tersebut (untuk mengantisipasi jika terjadi pergerakan pasar yang sangat cepat) hingga anda close posisi tersebut maka uang anda yang kami kunci akan dikembalikan. Maka jika anda mempunyai $5 di “live trading desk”, anda dapat dengan mudah menggunakan quantitas 200.

Kami tidak membedakan antara account demo dan account live. Ketika anda membuka sebuah account, anda akan mendapatkan satu live trading desk dan satu virtual trading desk dalam account anda tersebut. Anda dapat menggunakan keduanya kapan saja. Membuat account baru adalah gratis dan bahkan anda akan mendapatkan reward sebesar $5, oleh karena itu anda bisa langsung melakukan trading pada pasar yang sesungguhnya segera setelah account anda selesai dibuat. Untuk membuka account anda, silakan klik disini.

Marketiva menggunakan kebijakan “One Person One Account” (satu orang satu account) dengan tegas. Sekalipun suatu account dalam keadaan baik, ter-cancel, ataupun tertutup, kami tidak memperkenankan user yang sama memiliki dua account yang berbeda. Jika sistem administrasi kami mendeteksi adanya beberapa account yang terdaftar oleh satu user yang sama, user tersebut diwajibkan menyediakan dokumen-dokumen yang diperlukan. Apabila terjadi beberapa pelanggaran berat atas kebijakan ini, Marketiva berhak menghentikan semua akses pada user tersebut. Kebijakan ini diterapkan semenjak banyak terjadi penyalahgunaan yang dialami Marketiva di masa sebelumnya.

PENTING: Jangan membuka lebih dari satu account untuk orang yang sama, kalau anda lakukan anda bisa kena blacklist selamanya dan tidak bisa membuka account lagi di Marketiva.

Forex vs Other Investment Programs

Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan forex trading yang tidak dapat ditawarkan investasi lainnya.

Pertanyaan sederhana yang seringkali dilontarkan para investor baru sebelum memulai investasinya di forex trading adalah: Kenapa saya harus berinvestasi di forex? Apa kelebihan forex dibandingkan dengan investasi lainnya?

Artikel ini ada untuk menjawab pertanyaan diatas. Berikut beberapa kelebihan yang ditawarkan forex trading yang tidak dapat ditawarkan investasi lainnya:
  1. Return on Investment tertinggi dibanding investasi lainnya. Adakah investasi yang sanggup menawarkan return hingga tak terbatas? Forex dapat melakukannya!
  2. Likuiditas yang tinggi. Ini berarti Anda selalu dapat membeli atau menjual mata uang yang hendak Anda transaksikan dan tidak ada istilah gagal serah disini. Ketika Anda melakukan aksi beli, selalu ada pihak lain yang akan menjualnya kepada Anda dan sebaliknya. Ini terjadi karena memang lingkup investasi forex adalah bursa dunia yang saling terhubung satu sama lain. Berbeda dengan bursa lokal (ex: BEJ) dimana transaksi hanya berlangsung pada bursa tersebut saja sehingga dapat terjadi peristiwa gagal serah.
  3. Modal yang dibutuhkan relatif kecil. Memang dahulu modal yang dibutuhkan bisa sangat besar (mencapai 100 Juta). Tapi kini dengan AsiaFxOnline dari PT AKKB, modal yang dibutuhkan hanya Rp 5 juta saja. Kalau di Marketiva anda tidak perlu menyetorkan sejumlah uang untuk mulai trading forex, cukup isi form registrasi maka anda akan dapat modal $5 real dan $10000 virtual. Bandingkan dengan investasi lain misalnya saham yang membutuhkan modal setidaknya Rp 20 Juta atau investasi sektor riil yang biasanya lebih dari Rp 50 Juta.
  4. Jam trading 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. Tidak ada kata malam atau siang hari dalam dunia forex trading. Pasar berlangsung selama 24 jam sehari dimulai dari pasar Asia hingga pasar Eropa dan Amerika. Bandingkan dengan Saham yang hanya buka pada office hours atau pasar komoditi yang hanya buka pagi hingga siang hari. Jika Anda seorang pekerja kantoran, Anda dapat bertransaksi forex trading pada malam hari dan tidak mengganggu jam kerja Anda.
  5. Dimana saja, kapan saja dan siapa saja bisa bergabung. Betul, investasi tidak mengenal kasta. Begitu juga dengan forex trading. Siapa pun Anda, pedagang, pekerja, seorang ibu rumah tangga atau bahkan seorang petani sekali pun dapat bergabung. Dan lebih hebatnya lagi dengan kemajuan dunia internet, Anda dapat bertrading dimana saja tanpa harus pergi ke bursa yang bersangkutan atau menelepon dealer Anda secara langsung. Ini jelas menghemat waktu dan biaya Anda!
  6. Investor bertindak aktif dalam investasinya. Tidak seperti investasi lain dimana investor hanya dapat mempercayakan dananya dikelola pihak ketiga (reksadana, asuransi, deposito, dsb), pada forex trading Andalah yang menentukan sendiri kapan dan seberapa besar Anda hendak berinvestasi dengan melakukan aksi beli atau jual. Kini investasi Anda bergantung pada diri Anda sendiri dan tidak kepada orang lain.
  7. Harga real time yang dapat Anda akses setiap saat secara cuma-cuma. Kami rasa ini sudah cukup, tidak perlu dijelaskan kembali. Semuanya gratis.
  8. Tersedia demo account yang dapat Anda miliki secara gratis tanpa membayar sepesr pun! Jika Anda orang baru dalam dunia forex, ini akan sangat membantu Anda karena harga yang tertera pada demo account adalah sama dengan harga yang sesungguhnya terjadi di pasar.
  9. Leverage yang ditawarkan 1:100. Ini artinya dengan satu bagian yang Anda keluarkan, Anda dapat membeli atau menjual sebanyak 100 bagian. Inilah kelebihan dari margin trading dimana yang dibutuhkan hanyalah jaminan saja untuk membeli atau menjual barang yang dibutuhkan. Pada forex trading ini diimplementasikan dengan modal sebesar 1 Juta Rupiah ($100) maka Anda dapat membeli Dollar sebanyak $10.000 dan juga sebaliknya untuk aksi jualnya. Itulah sebabnya margin yang dibutuhkan per lotnya pada AsiaFxOnline dipatok Rp 1 Juta.
  10. Online reporting and transaction. Memang dahulu forex trading dilakukan melalui telepon dan laporan tertulis hasil transaksi Anda akan dikirim melalui email atau bahkan pos setiap bulannya. Tetapi kini dengan akses internet, bahkan laporan transaksi Anda pun dapat Anda akses kapan pun Anda mau tanpa harus menunggu dari pihak pialang melaporkannya kepada Anda.
  11. Keamanan dan kerahasiaan terjamin. Meskipun transaksi dilakukan melalui internet bukan berarti kemanan dan kerahasiaan informasi serta dana Anda tidak dijamin. Pihak pialang menyediakan enskripsi data yang ditransaksikan dan dana Anda pun aman tersimpan pada segregated account apabila Anda melakukannya pada pialang yang legal.
Jadi kini kami kembalikan kepada Anda untuk mempertimbangkannya secara obyektif dan menyesuaikannya dengan tujuan investasi Anda. Yang jelas, BelajarForex ada untuk membantu Anda memahami investasi satu ini dan memperoleh keuntungan maksimal darinya dengan menyediakan informasi selengkap dan sebaik mungkin.